Friday, March 2, 2018

Aksi Gerakan Menutup Aurat BKM KAMMI Daerah Sulawesi Barat


Badan Kemuslimahan (BKM) KAMMI Daerah Sulawesi Barat  menggelar kegiatan Gerakan Menutup Aurat (GEMAR). Kegiatan tersebut digelar di anjungan Pantai Manakarra,  pada minggu 17 Februari 2018 pagi.
Gerakan menutup aurat yang diselenggarakan oleh (BKM) KAMMI merupakan gerakan peduli terhadap kaum wanita muslim di Indonesia terkhusus di sulawesi barat. Selain itu, KAMMI juga menyampaikan pentingnya berjilbab syar’i agar kaum muslimah bisa menutup aurat secara benar.
Menurut Ketua kegiatan Asriani, gerakan menutup aurat ini bertujuan sebagai sarana edukatif terhadap masyarakat muslimah. Agar dapat memahami arti dari berjilbab syar’i yang benar.
“Selain memberikan pemahaman tentang berjilbab yang syar’i, KAMMI juga akan memberikan jilbab secara gratis kepada masyarakat umum tanpa memandang usia. Yang terpenting adalah kepedulian KAMMI terhadap kaum wanita muslim di Sulbar,” kata Asriani.
“Selain itu, kami juga akan memberikan pemahaman cara penggunaan jilbab syar’i yang benar, agar bisa menutup aurat sesuai syariat Islam. Mudah-mudahan, kegiatan ini dapat bermanfaat untuk kaum wanita muslim di Sulbar,” tegasnya

Lelaki Harus Shalat Shubuh Di Masjid, Inilah Alasannya

Sumber:Google
WAKTU shubuh, biasanya waktu yang memalaskan bagi seseorang untuk keluar dari rumah. Padahal, bagi seorang lelaki, shalat shubuh di masjid lebih utama baginya. Ada banyak pahala yang akan ia raih. Bahkan, langkah kakinya yang digunakan untuk menuju masjid, akan menggugurkan dosa-dosanya.
Tahukan Anda, selain kenikmatan yang telah disebutkan tersbut, ada juga alasan lain yang mengharuskan lelaki shalat shubuh di masjid. Apa sajakah itu?
1. Mendapatkan Ganjaran Shalat Malam Sepanjang Waktu
Melaksanakan shalat shubuh dan shalat isya menjadi ujian tersendiri bagi sebagian orang. Seperti ujian pada umumnya, kedua shalat ini pun menjanjikan hadiah yang manis bagi manusia yang berhasil melaksanakannya.


“Barangsiapa yang melakukan shalat isya berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat setengah malam. Barangsiapa yang melakukan shalat shubuh berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat malam sepanjang waktu malam itu,”(HR. Muslim, dari Utsman bin Affan Radhiallahu ‘anhu).
2. Dibebaskan dari Sifat Orang Munafik
Ciri-ciri orang munafik tidak hanya dilihat dari ucapannya yang sering berbohong atau janjinya yang sering berkhianat. Tapi juga bisa dilihat dari kesadarannya mendirikan shalat shubuh dan isya berjamaah.
3. Akan Mendapat Cahaya Terang pada Hari Kiamat


“Tidak ada shalat yang lebih berat (dilaksanakan) bagi orang munafik daripada shalat shubuh dan isya. Seandainya mereka tahu (keutamaan) yang terdapat di dalamnya, niscaya mereka akan melakukannya kendati dengan merangkak. Sungguh aku telah hendak memerintahkan kepada petugas adzan untuk iqamat (shalat) kemudian aku mengambil bara api dan membakar (rumah) orang yang belum tidak keluar melaksanakan shalat (di masjid),” (HR. Bukhari-Muslim, dari Abu Hurairah).
Shalat shubuh yang dilaksanakan pada pagi buta memang menjadi ujian tersendiri. Gelap, dingin, ngantuk, dan godaan lainnya. Tapi tahukah Anda, justru kekuatan kita untuk menghalau berbagai kemalasan ini akan mendapat balasan setimpal di hari kiamat nanti. Allah akan memberikan cahaya yang sempurna bagi kita yang melaksanakan shalat shubuh berjamaah di masjid.
Dari Buraidah al-Aslami Radhiyallahu Anhu dari Nabi ﷺ bersabda, “Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berjalan pada saat gelap menuju masjid, dengan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat,” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
4. Berpeluang Mendapatkan Pahala Haji atau Umrah Bila Berzikir Hingga Terbitnya Matahari
Anda merasa kurang dan tidak berkecukupan? Impian umrah dan haji rasanya begitu sulit kita raih? Jangan berkecil hati dulu, Allah akan memberikan pahala setara dengan umrah dan haji untuk kita yang rutin berdoa dan melaksanakan shalat shubuh berjamaah di masjid.
“Barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah kemudian dia duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lantas shalat dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, yang sempurna, sempurna, sempurna,” (HR. Tirmidzi). []
Sumber : https://www.islampos.com/lelaki-harus-shalat-shubuh-di-masjid-ini-alasannya-2-41694/